Fumigasi

FUMIGASI
Ditulis tanggal : 25 - 07 - 2012 | 09:23:29

Perlakuan fumigasi untuk tindakan karantina tumbuhan merupakan salah satu jaminan akan mutu komoditas ekspor negara kita di manca negara. Sesuai peraturan yang ada perlakuan tersebut dilakukan oleh petugas karantina tumbuhan atau pihak ketiga yang memenuhi persyaratan dan pelaksanaannya di bawah pengawasan petugas karantina tumbuhan. Namun pada kenyataannya banyak perusahaan fumigasi (fumigator) banyak yang masuk daftar hitam (blacklist) di negara lain khususnya di Australia, karena dalam pelaksanaannya menyimpang dari persyaratan standar pelaksanaan fumigasi dengan Methil Bromide (CH3Br) untuk perlakuan tindakan karantina tumbuhan, masih sering ditemukan serangga hidup dan residu gas dalam konsentrasi yang cukup tinggi dalam kontainer, sehingga fumigasi yang dilakukan bukan hanya membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan tapi juga tidak bermanfaat/efektif bagi pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT).
Untuk merehabilitasi fumigator yang masuk daftar hitam, maka fumigator tersebut harus mendapat Sertifikat Jaminan dari Pemerintah u.p. Kepala Badan Karantina Pertanian melalui proses penilaian (audit) dalam kegiatan Skim Audit Fumigasi.

TUJUAN
Dokumen ini dibuat sebagai pedoman bagi para fumigator dalam rangka registrasi Skim Audit Fumigasi untuk memperoleh Sertifikat Jaminan (AFASID) dari Kepala Badan Karantina Pertanian.

SASARAN
Sasaran dari Skim Audit Fumigasi selain untuk peningkatan kualitas dan profesionalisme dalam bidang fumigasi juga diharapkan adanya peran serta masyarakat dalam bidang perkarantinaan.

DASAR HUKUM

  1. Undang-undang No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan;
  2. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan;
  3. Surat kerjasama antara Badan Karantina Pertanian dengan AQIS (Australian Quarantine and Inspection Services) yang ditandatangani pada tanggal 6 Maret 2002 di Pert, Australia;
  4. Keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor 20/Kpts/PD.540.210/L/2/04 tentang Pemberlakuan Skim Audit Fumigasi Badan Karantina Pertanian

RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Skim Audit Fumigasi meliputi penilaian terhadap persyaratan administrasi dan dari segi teknis.
Dari segi administrasi fumigator harus mempunyai persyaratan sebagai berikut :

  1. Akte pendirian perusahaan
  2. TDP/SIUP dalam bidang fumigasi/pest control
  3. NPWP Perusahaan
  4. Mempunyai tenaga bersertifikat Kompetensi dibidang Fumigasi dari Badan Karantina Pertanian
  5. Struktur organisasi dan job discription yang jelas
  6. Surat Ijin Operasional dari Dinas Kesehatan setempat
  7. Mempunyai Sertifikat Penggunaan Pestisida Terbatas
  8. Petunjuk teknis perlakuan fumigas

Dari segi teknis fumigator selain harus mempunyai peralatan-peralatan sesuai standar, fumigator juga harus mampu melaksanakan fumigasi dengan Methil Bromide (CH3Br) untuk perlakuan tindakan karantina tumbuhan. Beberapa alat yang diwajibkan dimiliki oleh para fumigator adalah sebagai berikut :

  1. Sheet                                 
  2. Vaporiser                          
  3. Slang monitor                    
  4. Alat deteksi kebocoran gas
  5. Alat pengukur konsentrasi  
  6. Tanda peringatan bahaya   
  7. Masker, canester               
  8. Pemadam kebakaran         
  9. Sepatu dan topi keselamatan          
  10. Sertifikat Fumigasi/Gas Clearent Sertf
  11. Buku-buku/Formulir operasional kerja
  12. Tali plastik, klem
  13. Kipas angin/Blower
  14. Slang pemasok
  15. Sandsnakes
  16. Timbangan
  17. Alat pengukur ppm
  18. Methil Bromide
  19. Medical warning bad
  20. Baju kerja/verpak
  21. BA. Fumigas

Dalam rangka audit fumigasi, fumigator harus mampu melaksanakan kegiatan sebagai berikut :

  1. Bagaimana cara pemilihan lokasi/tempat fumigasi
  2. Bagaimana cara loading
  3. Bagaimana cara pemasangan selang penyalur gas (Gas Supply Line)
  4. Bagaimana cara penempatan kipas angin/blower/fan
  5. Bagaimana cara pmasangan selang monitor (gas sampling tube)
  6. Bagaimana cara pemasangan fumigation sheet
  7. Bagaimana cara penempatan san/water snake
  8. Bagaimana cara pengukuran volume ruangan
  9. Bagaimana cara pengukuran temperatur ruangan
  10. Bagaimana cara penghitungan jumlah/dosis fumigan yang digunakan
  11. Bagaimana cara pemasangan tanda bahaya
  12. Bagaimana cara pemakaian masker/SCBA yang benar
  13. Bagaimana cara pelepasan gas
  14. Bagaimana cara pemeriksaan kebocoran gas/fumigan
  15. Bagaimana cara penambahan gas/fumigan jika diperlukan
  16. Bagaimana cara pengukuran konsentrasi gas]
  17. Bagaimana cara aerasi
  18. Bagaimana cara pengukuran ppm gas/fumigan, dan
  19. Bagaimana cara pembukuan/recordi

Tidak semua komoditas dapat dilaksanakan perlakuan dengan Methil Bromide, maka sebelum melaksanakan fumigasi , fumigator harus melaksanakan analisa resiko kerja. Beberapa komoditas yang bermasalah bila difumigasi adalah : mentega, lemak babi dan lemak, Garam beriodium yang distabilkan dengan Natrium Hiposulfit, Tepung kedelai lemak jenuh, tepung gandum, tepung protein tinggi, dan tepung panir, Kacang-kacangan dengan kadar minyak tinggi, soda kue tertentu, makanan ternak, barang-barang dari kulit, bahan wol, Rayon, Viscose. Rayon yang diproses dengan Karbon Bisulfida, Bahan kimia fotografi, kertas penggosok perak, kertas NCR, kertas, karet spons, karet busa, stempel karet, vynil, bulu binatang, bulu burung, barang dari bulu kuda, arang batubara, lukisan minyak, cat berbasis sulfur, kertas kaca tipis, kemasan polystyrene, bibit dan benih tanaman, bunga potong.

TATA CARA REGISTRASI
Permohonan registrasi ditujukan kepada Kepala Badan Karantina Pertanian u.p. Kepala Pusat Karantina Tumbuhan melalui Kepala Balai Karantina Tumbuhan Kelas I Tanjung Emas dengan melampirkan berkas-berkas tersebut diatas dalam rangkap dua.

EVALUASI DAN MONITORING
Evaluasi dan monitoring terhadap fumigator yang telah registrasi dilakukan secara rutin 6 (enam) bulan sekali oleh Auditor/Supervisor atau sewaktu-waktu apabila ada indikasi ketidaksesuaian/ penyimpangan dalam tindakan perlakuan yang dilakukan oleh fumigator tsb.
Evaluasi dan monitoring bertujuan untuk memeriksa apakah syarat-syarat dan kewajiban-kewajiban masih/dapat dilaksanakan oleh fumigator tersebut. Laporan disampaikan kepada Kepala Badan Karantina Pertanian u.p. Kepala Pusat Karantina Tumbuhan oleh Kepala Balai Karantina Tumbuhan Kelas I Tanjung Emas selaku Koordinator Lapangan atas laporan Auditor/Supervisor setempat untuk ditindaklanjuti.

PENUTUP
Dampak positif yang diharapkan dari penerapan Skim Auidit Fumigasi :

  1. Mempercepat proses penanganan barang ditempat tujuan, dan untuk mengurangi biaya tambahan akibat dikenaknnya full-inspection dan re-fumigasi ataupun remisi harga.
  2. Menciptakan iklim yang kondusif dan sekaligus promosi bagi fumigator yang ber-AFASID di negara lain

Hingga kini fumigator di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang tergabung dalam IPPHAMI (Ikatan Perusahaan Pengandali Hama Indonesia) berjumlah 9 fumigator yang beroperasi di wilayah Balai Karantina Tumbuhan Kelas I Tanjung Emas , yaitu :

  1. PT. Sucofindo Cabang Semarang (AFASID No. 0008) - Jl. Pemuda No. 171, Semarang Telp : 024-3516616/024- 3516617 Fax : 024-3512027 e-mail : ingedi@sucofindo.co.id
  2. PT. Pancanaka Jaya Utama (AFASID No. 0132) - Jl. Parangkesit V No. 38 Telogosari Kulon Semarang Telp./Fax : 024-6701011
  3. CV. Junitierra Muda Tama, Yogyakarta (AFASID No. 0034) - Jl. Langenastran Lor 15 Yogyakarta, Telp. : 0274 379546 - Jl. Raya Tahunan -Batealit Km.7, Bawu Blimbing-Jepara 59461 e-mail : junitierra-mt@yahoo.com
  4. CV. Jasindo (AFASID 0055) - Jln. Bledak Anggur V/9 Tlogosari, Semarang, Telp./Fax : 024 6718857
  5. PT. Waringin Internusa Jasa Pratama Cabang Semarang (AFASID No. 0061) - Ruko Semarang Indah Blok E1, Jalan Madukoro Raya No. 31, Semarang Telp. : 024 7618368 Fax. : 024 7618369, e-mail : ihadel@gmail.com
  6. PT. Beckjorindo Paryaweksana Cabang Semarang (AFASID No. 0063) - Jln. Madukoro Raya, Perum Semarang Indah Blok D-XVIII No  20 Semarang Telp. : 024-7615603 / Fax. : 024-7600064, e-mail : beckjosmg@yahoo.co.id
  7. PT. Louis Pratama Sejati Cabang Semarang (AFASID No.     0067) - Kawasan Industri Cipta Kavling 9 Jl. Arteri Tanjung Emas Semarang Telp. : 024-3587559 / Fax. : 024-3587558 Email:louis_riy@telkom.net
  8. CV. Mega Benafindo (AFASID No. 0108) Perum Graha Padma JL. Taman Anyelir Blok L.9 No. 7 - 8 Semarang, tlp : 024-70791908
  9. KPRI Sejahtera Bersama ( AFASID No.0126 ) Kawasan Industri Cipta Kav. 9 JL. Arteri Tanjung Emas Semarang, telp. : 024-3566062
  10. PT. Jessindotama Lintas Bahari ( AFASID No.0127 ) JL. Kencono Wungu III No. 17 B Semaramg, telp : 024-7607771, e-mail : jessindotama_smg@cbn.net.id

( last updated : 10/01/2013 )


Support

andrian
andhika
Customer Service

Agenda

22 Agustus 2014
MgSnSlRbKmJmSb
12
3456789
10111213141516
181920212223
24252627282930
31

Lainnya »

Banner

Statistik Web

Anda Pengunjung Ke-96750
Hari Ini92
Kemarin136
Bulan Ini8260
Total96750
IP Anda54.196.197.153

Polling

Menurut Anda, bagaimana tampilan website ini?

Sangat Bagus
Bagus
Standar
Cukup
Tidak sesuai standar

   Lihat Hasil Polling

Ragam

Profil
Organisasi
Visi Misi
Kontak
Kegiatan BKP
Buku Tamu
Kontak Kami

Karantina Tumbuhan

Operasional Karantina Tumbuhan
Prosedur Karantina Tumbuhan
Inkehati Karantina Tumbuhan
Fumigasi
ISPM#15
Instalasi Karantina Tumbuhan

Karantina Hewan

Operasional Karantina Hewan
Prosedur Karantina Hewan
Inkehati Karantina Hewan
Instalasi Karantina Hewan
Alamat : Jl. M. Pardi no. 7 Kompleks Pelabuhan Tanjung Emas Semarang 50174
Kota : Semarang
Telepon :024 - 3547915 - Fax : 024 - 3566315
Email : infobkp1semarang@gmail.com

Follow Us On