Pengumuman

Tindakan Karantina Terhadap Komoditas Pertanian Ekspor Yang Ditolak di Negara Tujuan

Semarang, 6 Juli 2012

 

Nomor              :  3270/TU.210/L.12.B/07/2012

Lampiran           :  -

Perihal              : Tindakan Karantina Terhadap Komoditas Pertanian

Ekspor yang Ditolak di Negara Tujuan

 

Kepada Yth.

Para Eksportir / PPJK

Wilayah Provinsi  Jawa Tengah

di –

Tempat

Dengan meningkatnya laju Pertumbuhan Ekspor komoditas Pertanian/Media Pembawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (MPOPTK), ternyata masih ada beberapa kendala teknis yang mengakibatkan ditolaknya (re-ekspor) dari negara tujuan. Salah satu kendala tersebut adalah tidak dilengkapinya dokumen dari Karantina Tumbuhan, yaitu Phytosanitary Certificate (PC). Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 09 Tahun 2009, tentang Tata Cara Tindakan Karantina Tumbuhan terhadap Pemasukan MPOPTK ke Wilayah Republik Indonesia, bersama ini dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Hasil evaluasi kami terhadap Media Pembawa Ekspor yang ditolak/dikembalikan dari negara tujuan cenderung semakin meningkat, hal ini disebabkan adanya alasan teknis yaitu: tidak disertai Phytosanitary Certificate (PC) dari negara Republik Indonesia dan alasan non-teknis.

2. Kasus Penolakan yang terjadi saat ini adalah terhadap Media Pembawa berupa produk kayu olahan dari salah satu Perusahan Eksportir di Jawa Tengah, yang diekspor ke Jerman. Komoditas tersebut dikembalikan ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada tanggal 26 Juni 2012 dan tidak disertai dengan PC dari Indonesia.

3. Tindakan Karantina terhadap pemasukan kembali Media Pembawa (MPOPTK) yang tidak disertai dengan Phytosanitary Certificate (PC) dari Indonesia berdasarkan Permentan Nomor 09 Tahun 2009 Pasal 31 dan Pasal 32 adalah:

1). Apabila Negara tujuan mempersyaratkan Phytosanitary Certificate (PC), maka terhadap MPOPTK tersebut akan dilakukan Tindakan Pemusnahan.

2). Apabila Negara Tujuan tidak mempersyaratkan Phytosanitary Certificate (PC), maka akan dilakukan Tindakan Karantina selain Tindakan Penahanan dan Penolakan, tetapi harus menunjukkan Surat Keterangan Penolakan dari NPPO atau Pihak lain di Negara Tujuan, apabila tidak bisa menunjukkan  Surat Keterangan dimaksud maka MPOPTK tersebut akan dilakukan Tindakan Penolakan dari Negara Indonesia.

4. Kami menghimbau kepada para Eksportir untuk dapat melengkapi persyaratan ekspor termasuk dokumen Karantina Tumbuhan yaitu Phytosanitary Certificate (PC), baik dipersyaratkan atau tidak dari negara tujuan, hal ini untuk menghindari risiko yang lebih besar terhadap Tindakan Karantina yaitu Pemusnahan atau Penolakan Kembali dari Negara Indonesia.

 

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

 

Kepala,

 

 

Ir. Sugiyanta, M.Si

NIP 19630410 198903 1 003

 


Support

andrian
andhika
Customer Service

Agenda

25 April 2014
MgSnSlRbKmJmSb
12345
6789101112
131415161719
20212223242526
27282930

Lainnya »

Banner

Statistik Web

Anda Pengunjung Ke-85631
Hari Ini18
Kemarin124
Bulan Ini5644
Total85631
IP Anda54.198.36.179

Polling

Menurut Anda, bagaimana tampilan website ini?

Sangat Bagus
Bagus
Standar
Cukup
Tidak sesuai standar

   Lihat Hasil Polling

Ragam

Profil
Organisasi
Visi Misi
Kontak
Kegiatan BKP
Buku Tamu
Kontak Kami

Karantina Tumbuhan

Operasional Karantina Tumbuhan
Prosedur Karantina Tumbuhan
Inkehati Karantina Tumbuhan
Fumigasi
ISPM#15
Instalasi Karantina Tumbuhan

Karantina Hewan

Operasional Karantina Hewan
Prosedur Karantina Hewan
Inkehati Karantina Hewan
Instalasi Karantina Hewan
Alamat : Jl. M. Pardi no. 7 Kompleks Pelabuhan Tanjung Emas Semarang 50174
Kota : Semarang
Telepon :024 - 3547915 - Fax : 024 - 3566315
Email : infobkp1semarang@gmail.com

Follow Us On